Sunday, January 6, 2013

Raja Ampat Backpacker Alternative



Raja Ampat sangat terkenal dikalangan Diver Club Internasional, Surga bawah laut yang mereka namakan. akan tetapi biaya untuk mencapai tempat ini boleh dikatakan Wah ! cobalah anda perbandingkan dengan Patokan harga dari Travel agent. Mungkin dengan biaya yang boleh dikatakan Best Deal ini kita masih dapat menikmati apa yang dinikmati oleh Bule-bule yang berkocek tebal - mungkin, atau mereka yang mempunyai  Credit Card dengan Very high limit.
Keindahan Raja Ampat pasti sudah lekat di benak Anda. Sayangnya, butuh uang yang tidak  sedikit untuk dapat melihat langsung pesona keindahan kepulauan ini. Tapi, Anda bisa menyiasati beberapa hal agar bisa ke sana dengan bajet yg  minim !
Waktu Raja Ampat baru terkenal, para traveler menghabiskan belasan hingga puluhan juta atau ribuan dollar untuk bisa menikmati alamnya yang elok. Seiring berjalannya waktu, para traveler menjadi lebih “pintar” dalam mencari cara agar keindahan kepulauan di Papua Barat itu bisa dinikmati langsung dengan harga yg terjangkau,  Hal pertama yang harus diingat adalah semakin banyak orang yang ikut, semakin minim pengeluaran dengan sharing Cost . Hal ini karena mayoritas sarana transportasi yang digunakan di Raja Ampat adalah sewaan, mulai dari mobil hingga perahu untuk berkeliling. Jadi, bawalah “awak” sebanyak mungkin.
Untuk mencapai Raja Ampat dari Jakarta, ada tiga alternatif.
 Pertama, menggunakan kapal PELNI (Rp 700.000-800.000/orang, sekali jalan). Paling murah, tapi perjalanannya paling lama. 5 Hari 4 malam hingga tiba di Kota Sorong.
Alternatif kedua adalah membeli tiket promo penerbangan langsung ke Sorong. Maskapai Sriwijaya misalnya, pernah memberi promo Buy 1 Get 1 Free. Ini berlaku untuk dua orang, dengan hanya Rp 1 juta per orang. Tinggal dikali dua untuk ongkos pulang-pergi.
Opsi ketiga adalah melakukan penerbangan (promo tentunya) dari Jakarta ke Ambon, lalu lanjut dengan kapal PELNI dari Ambon-Sorong. Tapi siap-siap saja, karena kapal PELNI ini hanya mampir sekitar 1 minggu sekali.
Snorkling site

Di Sorong, Anda bisa menyewa taksi isi 5 orang (sekitar Rp 50.000-70.000 sekali jalan) menuju Pelabuhan Rakyat. Sebelum naik kapal menuju Waisai (ibukota Raja Ampat), Anda sebaiknya membeli perbekalan terlebih dahulu. Air minum yang banyak, juga makanan instan seperti mie. Harga bahan makanan di Sorong lebih murah dari pada Raja Ampat.
Ada dua kapal dengan rute Sorong-Waisai, keduanya berangkat tiap pukul 14.00 WIT. Pertama adalah kapal fiber (Rp 120.000/orang, 3 jam perjalanan). Lebih murah jika menggunakan kapal kayu (sekitar Rp 70.000/orang, sekitar 5-6 jam tergantung besarnya ombak).
Dari pelabuhan Waisai, Anda bisa menggunakan jasa ojek untuk mencari penginapan di kotanya (sekitar Rp 20.000, 15 menit perjalanan). Tapi sebelum check in, Anda harus mendatangi kantor Depbudpar setempat. Tiap wisatawan yang masuk ke wilayah Raja Ampat dikenakan biaya konservasi sebesar Rp 200.000 (turis domestik) dan Rp 500.000 (turis mancanegara).
Penginapan paling murah di Waisai dipatok Rp 200.000 / kamar / malam. Jika ingin lebih hemat, Anda bisa melakukan “pendekatan” dengan warga lokal dan menginap dengan imbalan makanan atau uang. Ingin lebih hemat lagi? Mungkin dapat bertenda di pesisir pantainya, kenapa tidak ,kalau memang di ijinkan dan dapat menjaga kebersihan, carilah info untuk ini.
Pantai Pulau Gam




Tiang-tiang  Homestay

Jika ingin mengeksplorasi Raja Ampat keesokan harinya, bangunlah pukul 04.00 WIT. Bertolaklah ke Pasar Waisai, dan lihatlah jajaran perahu (orang lokal menyebutnya “long boat”) yang bisa disewa lewat tawar-menawar dengan nelayan. Harganya sekitar Rp 2 juta (termasuk kapal dan nelayan itu sendiri sebagai pengemudi), namun belum termasuk BBM. Harga BBM itu sendiri Rp 10.000/liter.
Wayag adalah tujuan favorit para traveler. Inilah ikon Raja Ampat yang biasa Anda lihat di layar kaca, berupa lautan biru tua yang dihiasi gunung-gunung kecil berwarna hijau. Sebelum melakukan perjalanan ke tempat ini, sebaiknya bawalah banyak makanan dan minuman. Karena sepanjang jalan, bahan makanan hanya bisa ditemukan di dive resorts yang tentunya dibandrol lebih mahal.
Most Popular Hiking site Wayag
Untuk mencapai Wayag diperlukan sekitar 400 liter bensin. Dengan kata lain, total pengeluaran long boat dengan rute Waisai-Wayag-Waisai adalah Rp 7 juta. Tapi tenang saja, 1 long boat bisa diisi hingga 14 orang. Alias, Anda hanya mengeluarkan Rp 500.000 untuk perjalanan lebih dari 12 jam.
Jarak tempuh yang jauh ini bukannya tanpa arti. Di sepanjang jalan, Anda bisa singgah ke beberapa titik snorkeling seperti Five Rocks dan Teluk Kabui. Jika ingin melakukan diving sebaiknya Anda menggunakan agen penyelaman di Waisai, salah satunya Waiwo Dive Resort. Sekali penyelaman minimal Rp 400.000/orang.
Tumbuhan  laut di bawah  Homestay









Tiba di Wayag, Anda harus melapor terlebih dahulu ke kantor konservasi laut setempat. Nelayan sudah mengetahui betul hal ini, sehingga Anda hanya perlu mengingatkannya saja. Nelayan juga mengetahui titik-titik favorit para traveler ketika berkunjung ke Wayag yang indahnya memesona ini.
Jika Anda berangkat 4 orang selama 3 hari 2 malam, seluruh hal di atas akan menghabiskan sekitar Rp 4,7 juta saja. Apalagi jika anggota rombongan lebih dari 5 atau mungkin 10 jika Anda mengajak keluarga dan teman terdekat. Nah, tunggu apa lagi? 

Raja Ampat di depan mata. Bagi kamu yang ngak bisa Diving tidak usah kawatir masih banyak kegiatan yang bisa di jalanin di sini seperti, Snorkling, jalan-jalan pantai, Kayaking, Obserfasi Hutan, Treking, berkunjung ke kampung-kampung sekitar. Usahakan pergi per grup agar biayanya dapat lebih terjangkau.





Beberapa type Homestay yang ada di Pulau Kri

Mau Info yang lebih detil lagi visit  saja di sini : http://www.stayrajaampat.com/



3 comments:

  1. moga aja ane bisa kesini sih, meskipun gak terlalu prefer wisata alam. Kalau ane lebih demen liat perkotaan dan hutan sih, kalau laut sama pantai enaknya buat bersantai habis-habisan, makanya kemaren pas ane jalan ke pulau terpencil di MKS bawaannya tidur mulu sementara orang lain pada snorkeling. Tambah lagi ane gak bisa berenang ;malus.

    ReplyDelete
  2. soal berenang, ah itu ngak menjadi masalah, snorkling ngak pakai berenang pakai pelampung jadi mas. yg bikin saya ngiri ke tempat ini sepertinya cuman yg punya banyak duit doank, kalau pas-pasan susah kali yah, tapi Backpacking alternative yg menjanjikan...kapan2 ke Hutan ajak2 mas....pengenn sekali ke Loksado...mungkin bulan Agustus pas Cuti, itu Pulau terpencil di MKS dimana yah ?

    ReplyDelete
  3. ke wayag, skrang sekitar 25 ke atas dri waisai
    klo gelombang besar setengah mati naik kapal bodi...

    ReplyDelete