Showing posts with label Traveling. Show all posts
Showing posts with label Traveling. Show all posts

Wednesday, October 22, 2014

Backpacking Taka Bonerate Part 2

Gusung Island Taka Bonerate

Jumat siang Aviastar menyewakan Kami 2 Mobil Avanza, grup pertama 6 orang langsung jalan, sedangkan saya masuk di grup kedua bersama dengan 5 orang lainnya masih menunggu Avanza kedua yg disewakan oleh Aviastar untuk kami. hampir 45 menit kami menunggu. Avanza ke 2 kami tiba dan langsung melaju dengan cepat dan sopir kami saling berhubungan dengan Avanza 1 sudah sampai dimana karena sopir kami ingin mengetahui supaya kami tidak saling tertinggal jauh . kami harus mengejar Ferry terakhir menuju Pulau Selayar dari Pelabuhan Tanjung Bira sore jam 4, perjalanan dari Airport Ujung Pandang memakan waktu cukup lama , Hari Jumat merupakan hari yg padat, Pelabuhan Kapal Ferry Tanjung Bira tujuan kami siang itu masih jauh sekali.

Setelah menempuh  perjalanan yg panjang namun cepat namun sopir kami mengendarai Avanzanya dengan hati hati, kami mendapat call dari grup yg satu bahwa Avanza mereka sempat menyerempet kendaraan lain tetapi semuanya ok ok saja tidak menjadi masalah. Avanza kami tertinggal agak jauh sekitar stengah jam antara kami dengan Avanza yg pertama. 

Setelah tiba di Pelabuhan Tanjung Bira grup pertama langsung naik ke kapal Ferry. dan  ternyata Kapal Ferry Bontobaharu  sudah harus berangkat saat itu juga, tetapi karena banyak bus yg masuk jadi agak terlambat sedikit. Maya dari grup pertama menghubungi kami memberitahukan bahwa Ferry segera akan berangkat dan awak kapal sudah melepas tambatan tali kapal dari dermaga, dan kapal sudah membunyikan kalkson tanda akan jalan dan kami grup kedua masih setengah jam lagi dari Pelabuhan. 
Vita salah satu yang bersama grup kami mengontak pamannya di Pelabuhan supaya menahan Ferry agar jangan berangkat dulu kerena kami masih dalam perjalanan dan sebentar lagi akan tiba dipelabuhan. Ferry bertahan beberapa menit menunggu kami tetapi para penumpang lain sudah mulai koplain kenapa kapal belum jalan.

Kapal Ferry tidak dapat ditahan lagi, itulah kata kata yg keluar dari mulut Pamannya Vita, memang kami terlambat saat kami tiba dipelabuhan kami dapat melihat kapal baru saja keluar dari pelabuhan perlahan munuju laut lepas. 
Saat itu langsung kami putuskan untuk menyewa Speedboat, tidak mungkin kalau kami harus menunggu Ferry keesokan harinya. 
Saat itu juga kami bersama Paman dari Vita menuju Pantai Tanjung Bira dan mencarikan Speedboat yg dapat kami sewa menuju Pulau Selayar. negosiasi negosiasi hargapun terjadi dan 1 juta rupiah harga yg diputuskan yg empunya Speedboat. dan kami berlima langsung menaiki Speedboat dari Pantai Bira. gas pool pak kita kejar itu Ferry itulah kata kata yg keluar dari mulut Jaka salah satu dari grup kami. jangan khawatir kita akan sampai lebih duluan dari kapal Ferry yg meninggalkan kalian.


dan memang benar apa yang dikatakan oleh siempunya Speedboat setelah sekitar setengah jam dilaut kita dapat melihat bahwa Speedboat kami sudah mendahului kapal ferry yang meninggalkan kami. dan kamipun tiba di Pelabuhan Pamatata Selayar lebih dulu dari kapal Ferry yang ditumpangai oleh teman teman kami dari grup pertama.

Hari mulai sore dan matahari sudah mulai turun di ujung timur saat kapal ferry merapat di Pelabuhan Pamatata, saat yg tidak pernah kami lewatkan untuk mengabadikan Sunset, masing masing ambil posisi dengan kameranya, dan sebagian dari mereka masih bercerita tentang bagaimana tertinggal kapal Ferry






Sunset Pelabuhan Pamatata Selayar

Selamat datang di Pulau Selayar saat penjemput kami datang, dan sore itu kami akan di bawa ke Penginapan untuk bermalam dan akan melanjutkan perjalanan kami besok pagi jam 3 subuh kami sudah harus melanjutkan perjalan kami ke Pelabuhan Bulukumba Pulau selayar dimana kapal motor kecil menunggu kami dan akan membawa kami ke Pulau Tinabo dengan memakan waktu perjalanan selama 5 jam  melalui ganasnya ombak laut Flores.


Thursday, October 16, 2014

Playa De Carmen Over Night



TGIF....ini lah kata kata yg keluar dari mulutku, hari ini kami akan berpindah ke kota lain di negara bagian Mexico ini, tujuan berikut adalah Kota Playa Del Carmen, kota di tepi pantai dimana terdapat hiruk pikuk keramaian. Pagi ini jam 8 kami sudah di dalam taxi yg kami carter menuju kota ini. 

Selamat tinggal Tulum sampai jumpa di lain waktu
dalam perjalan ke Playa Del Carmen ini disepanjang jalan kami melihat ada beberapa tempat wisata dan Diving yg disebut Cenotes, tempat ini cukup menarik bagi saya untuk dikunjungi. dan  kami pun memutuskan untuk melihat tempat ini. Sopir Taxi kami pun tidak segan segan membelokan mobilnya untuk membawa kami ke Cenotes Diving site.






Next Time saya berpikir harus kembali ketempat ini untuk mencoba Snorkeling atau Free Dive Air tawar, inilah yang telah tertanam dalam pikiranku. setelah meluangkan waktu sekitar setengah jam ditempat ini kamipun melanjutkan perjalanan kami. siang itu udara cukup panas yg membuat ac Taxi kami tidak terlalu dingin, tetapi karena sudah terlalu kecapean dan perjalan masih panjang menuju Kota yg akan kami tuju kami pun satu satu jatuh tertidur.

55 menit berlalu dan sayapun terbangun, setelah melihat jam yg ada ditanganku, lalu saya melihat kejendela mobil sambil bertanya kepada Sopir Taxi kamil, sudah sampai kita di Playa Del Carmen ? supir Taxipun menganggukkan kepalanya menyatakan kami sudah tiba di Tempat tujuan dan Taxipun mencari Hotel yg akan kami tempati untuk bermalam.


Selesai Check in dan menaruh barang barang kami di kamar kamipun tidak menghabiskan waktu lama untuk menuju pusat keramaian Playa Del Carmen. Kota ini terkenal dengan banyaknya Turis yg datang menggunakan kapal Pesiar atau Cruise Line, kota ini penuh dengan pusat perbelanjaan mulai dari Boutique sampai barang bermerek lainnya. bukan hanya itu, kota ini tersedia bermacam pusat makan atau Restaurant.







Siang itu setelah berjalan jalan mencari Souvenir dan makan siang, kami menemukan di ujung jalan seorang Mexico dengan membawa Monyet kecil dan menawarkan kepada kami jika ingin berfoto bersama dengan Monyet kecil ini. price tag $5. not too bad.




Kehidupan siang maupun malam Playa Del Carmen sepetinya tidak pernah tertidur, semakin malam tempat ini semakin ramai dan tidak mengenal apakah itu hari libur besar atau hari biasa maupun weekend, dan di tempat ini tersedia club club malam tempat orang orang menghabiskan waktu malamnya dengan minum makan dan dance.

Playa Del Carmen never sleep.









Saturday, December 28, 2013

Palembang Yang Tetap Menarik

Jembatan Ampera

Hari ini Jumat satu hari setelah aku tiba dari US, kayaknya badan masih pegel-pegel setelah perjalanan panjang aku dari Los Angeles ke Jakarta dan aku sudah harus berangkat lagi ke Palembang. kayaknya enak bener gitu, perasaan aja sih itu sebenarnya pindah dari satu pesawat ke pesawat yang lain. perjalanan aku kali ini memang panjang banget sih jika dihitung jaraknya, ribuan kilometer.

Pagi pagi sekali aku sudah harus antri lagi di loket penerbangan diCengkareng untuk menuju ke Palembang. Penerbangan kali ini sih tidak terlalu lama sekitar satu jam penerbangan aku sudah tiba di Bandara Palembang, setalah antri dipengambilan bagasi aku keluar airport dan sudah ditunggu oleh sepupuku. karena sudah cukup lama tidak ketemuan sama sepupuku, biasalah tanya sana tanya sini bagaimana keadaan selama aku tinggal di US dan lain lain sebagainya.

Mau kemana dulu nih tanya sepupuku tiba -tiba memotong pembicaraanku, aku bilang maunya sih cari Pempek dulu makanan khas palembang, tapi aku bilang ke Hotel dulu deh biar barang bawaan ini bisa lepas dulu, baru kita jalan. dalam perjalanan ke Hotel aku ngak banyak liat sana sini, mungkin karena masih Jet Leg plus juga kecapean yg memang benar-benar belum cukup istirahat, aku ketiduran selama perjalanan ke Hotel.

Tujuan utama yang menjadi keputusan pagi ini ialah aku akan di bawa sama sepupuku berkunjung ke Pulau Kemaro melihat Pagoda tempat sembahyangnya Orang Chinese di Palembang.
Kami menuju ke ujung Kota Palembang di perbatasan sungai Musi. untuk menuju tempat ini kami harus menyewa perahu yang orang-orang lokal menyebutnya sebagai Ketek.
setelah tawar menawar dan sepakat harga, kami pun naik Perahu ini, sebelum menuju ke Pulau Kemaro kami diajak berputar-putar sekitar jembatan musi oleh pengemudi Perahu ini, terlihat keramaian dibawah Jembatan Musi ini, dipinggir jebatan terlihat pedagang-pedagang makanan dan perahu perahu yang akan membawa para penumpang menyeberang sungai


sepanjang perjalanan di sungai Musi ini banyak sekali hal-hal yang menarik dapat terlihat, dari rumah penduduk ditepian sungai musi hingga kapal kapal besar yang berlabuh membuang jangkar ditengah Sungai Musi ini. cuaca hari ini cukup panas dengan matahari yang bersinar denag teriknya membuat aku berkeringat, tetapi selama perahu ini berjalan terus angin yg bertiup cukup membuat tubuhku agak sedikit dingin.

Tidak beberapa lama kami pun tiba diPulau Kemaro yang menjadi tujuan kami, hari ini terlihat banyak pengunjung mungkin di karenakan hari libur sekolah dan terlihat banyak anak anak muda yang berkunjung ke tempat ini.

  

kami berjalan keliling memutari pulau ini, ternyata tidaklah besar dengan berkeliling sekitar 15 menit kita sudah berkeliling seluruh pulau. menurut cerita pada hari-hari tertentu pulau ini penuh dengan pengunjung yang hendak bersembahyang. di pulau ini juga terdapat warung warung menjual makanan seperti Es kelapa Muda dan Mie Instant, buat aku yang melihat Kelapa muda kesempatan yang tak terlewatkan untuk menikmatinya, terutama udara yang panas memang cocok sekali menikmati kelapa muda.


Setelah hari sudah mulai sore, kami pun kembali menaiki perahu yang kami sewa untuk kembali menuju Jembatan Ampera tempat dimana kami memulai perjalanan kami hari ini. wisata sungai Musi ini boleh dikatakan menyenangkan dikarenakan sepanjang perjalanan disungai Musi ini kami dapat melihat lihat pemandangan rumah rumah penduduk yang dibangun ditepi sungai.




Saturday, October 26, 2013

Fun Time Makasar


Pantai Losari

Sore hari setelah masing masing kami mandi dan berganti pakaian kami siap untuk keluar rumah untuk jalan jalan sekitar Makasar.
temen gue si Subhe sudah menyiapkan 2 mobilnya bersama adiknya juga yang hari itu ngebantuin kita kita untuk anterin jalan jalan. Tujuan pertama cari oleh-oleh buat keluarga yang akan dibawa pulang oleh-oleh cari khas dari Makasar.

dua mobil mini van milik temen gue si Subhe ini meluncur kearah kota yang penuh dengan kita kita. sampai di kota Makasar kita mampir di sebuah toko yang menjual segala macam pernak pernik oleh-oleh mulai dari makanan kering sampai dengan kain tenun asli makasar. gue ngak beli apa-apa karena gue sudah beli makanan kering dari Sorong jadi gue cuman liat-liat saja.
setalah semua selesai membeli barang yang diinginkan kita berbincang bincang mau kemana malam itu kita akan menghabiskan waktu, keputusan kita semua akan main ke tempat Karaoke.
ngak berapa lama kita jalan kita sudah tiba di tempat Karaoke, ternyata Kota Makasar ngk terlalu besar untuk di kelilingi. setelah tiba ditempat Karaoke kita hanya menunggu sebentar untuk mendapatkan ruangan untuk berkaraokean.




Tempat Karaoke yg kami kunjungi bagus dan bersih dan koleksi lagu lagu yang disajikan sudah up to date, banyak lagu lagu yang baru dan Snack yang disediakan pun boleh juga.
setelah semua capek berkaraoekean kita pulang, malam itu semua kita menginap di rumah teman kami Subhe.

keesokan harinya pagi pagi sekali kami semua sudah bangun dan siap siap untuk berangkat mengunjungi tempat wisata Goa Leang. setelah semua sarapan yg disediakan oleh orang tua teman kami ini kami pun semua pamitan dan mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua Subhe yang telah dengan senang hati menampung kami dan menyediakan makanan yang lezat lezat semenjak kami tiba dirumahnya.

perjalanan keluar dari kota Makasar menuju ketempat wisata Goa Leang lumayan cukup jauh sekitar 2 jam. sepanjang jalan hanya sawah sawah kering yg terlihat, menurut pandangan saya sepertinya sawah sawah ini belum lama di panen. dalam perjalanan sejauh mata memandang hanyalah sawah sawah yg kering yg telah dipanen, terlihat juga banyak rumah rumah tipikal rumah makasar di pinggir sawah tepat di tepian jalan. rumah rumah ini merupakan rumah panggung yag di bagian bawahnya di disain sedemikian rupa untuk menjadi lumbung tempat menyimpan padi  setalah di panen.
Tidak beberapa lama kami jalan sudah mulai terlihat ditengah tengah sawah diantara rumah rumah yang dibangun tersebut ada batu Karst yang besar besar berwarna hitam. batu batu karang ini sudah berumur ratusan tahun. kelihatannya batu batu karang ini seperti muncul dari permukaan bumi tetapi yang sebenarnya terjadi bukanlah batu batu ini terlempar dari gunung yang pecah, karena biasanya batu yg terlempar dari pecahan gunung biasanya berbentuk yang berbeda. dapat dilihat disini bahwa penduduk setempat bayak membangun rumah rumah mereka berdekatan dengan batu batu karang ini.


Tidak beberapa lama dari tempat sawah sawah ini kami pun sudah memasuki kawasan Goa Leang, jalan yang agak sempit yang sebenarnya hanya bisa dilalui oleh sebuah mobil saja , jika ada mobil yang datang dari arah yang berlawanan salah satu kendaraan haruslah mengalah behenti di pinggir agar kendaraan yg dari arah berlawanan dapat lewat.

Cuaca panas terik hari itu tidak menjadi penghalang bagi kami untuk menikmati pemandangan yang tidak pernah kami lihat sebelumnya, Batu karang hitam yang besar besar membuat kami semua tidak dapat berpikir dari mana batu batu karang hitam ini datangnya, tapi who care about that kita semua datang ketempat ini hendak menikmati pemandangan alam yang indah yg disajikan Goa Leang.




sepanjang jalan menuju ke Goa yang terdapat agak di belakang dari Park ini pemandangan yang dapat dilihat hanyalah Karst Karst yang bermacam macam bentuknya, mulai dari yang kecil sampai yang paling besar menjulang puluhan meter tingginya. setelah berjalan agak jauh kedalam kami melalui jembatan kecil diatas sebuah kali yang tidak terlalu banyak airnya, tapi cukup membuat suasana menjadi agak sejuk, dan disepanjang kali kecil ini bertumbuh pohon pohon besar yang rindang membuat suasana tenang.

ngk lama terlihatlah papan pelang bertulisan Goa Leang dengan cerita sejarah yg tertulis di papan. setelah petugas membuka gerbang untuk masuk ke Goa kami pun mulai benjalan agak menanjak dan didepan telah terliahat tangga yg terbuat dari besi untuk mendaki ke atas dimana Goa ini berada, agak berbeda dengan goa goa lain yang pernah gue kunjungi goa ini berada di atas bukit. tangga yang cukup curam membuat kami semua berhati hati waktu menaikinya karena kalau salah sedikit dan terjatuh lumayan juga bisa membuat kita kita terluka .

  

Jika kita amati dengan cermat di dinding Goa Leang ini terdapat gambar jari tangan yang di ukir oleh orang orang yang pernah tinggal di dalam goa ini pada jama dahulu yang mungkin sudah berumur ratusan tahun. 
Setelah puas bermain main didalam Goa yang tidak terlalu besar ini kami beristirahat sebentar sambil menikmati alam yang indah di depan dari Goa ini.
karena hari sudah mulai telat yang mana kami semua sudah mulai merasa lapar, kami pun memutuskan untuk meninggalkan tempat ini untuk kembali ke kota untuk mencari makan siang, tujuan pertama kembali ke Kota Makasar. teman teman gue yg sudah banyak tau mengenai wisata kuliner dari Makasar keputusan jatuh kepada makan Iga Bakar Makasar.

setalah menempuh perjalanan yang cukup jauh akhirnya kami pun tiba di Kota dan langsung menuju ke Resto Iga Bakar. Makanan ini adalah salah satu dari sekian banyak kuliner yg terkenal tersedia di Makasar.















Selesai makan kami semua menuju ke Pantai Losari untuk melihat lihat tempat ini sambil beristirahat sebentar sebelum menuju ke Airport sore harinya. Losari merupakan Pantai tetapi tidak kelihatan Pantainya, gue sendiri agak bingung kenapa di namakan Pantai Losari, karena memang dari ujung  ke ujung Losari ini tidak memiliki pantai yang dapat kita jalani dan berpasir.
















Sore itu setelah capek bermain di Pantai Losari  kami pun dibawa oleh teman kami ini ketempat kumpul kumpul di dekat daerah Losari. beberapa teman memesan pisang epek dan yang lainnya memesan minuman es. kami berbincang bincang sebentar sambil menikmati santapan, sore harinya pada waktu yg sudah ditentukan kami semua berangkat ke Aiport Makasar dengan diantar oleh teman kami ini. Disinilah kami semua berpisah setalah selama satu minggu bertualang bersama ke Papua Barat. sebagian dari kami menuju Jakarta dan dilanjutkan ke Medan dan ada yang melanjutkan ke Kendari, ke Cilacap dan kembali ke Bogor sedangkan gue sendirir kembali ke Cipanas dan melanjutkan perjalanan hari berikutnya kembali ke US.